Puisi “Senja Ujung Sungai”
Kepada riak sungai aku hanyutkan
puisi rangkaian kata yang aneh ,agar mengambang dilautmu setelah senja melukis
siluet tubuh kita di antara meja-meja dan dermaga yang menyatu dengan jemariku
Matahari mulai mengaram dihulu
matamu yang memancarkan huruf-huruf redup seperti gumpalan awan kemerahan
mengendap dilangit beku sebab cerita masih berupa rencana-rencana
Sampan nelayan menebarkan rahasia di
jala-jala yang tersankut tiang jembatan terekam indah di matamu yang mengkotak
biarkan imaji itu,dikayuhkan menuju senja sebab di sana segala makna bermuara






0 komentar:
Posting Komentar