Rabu, 13 November 2013

Perempuan yang Menulis Puisi di Rahimnya

Puisi “Perempuan yang Menulis Puisi Di rahimnya”

Seorng perempuan menyemai puisi diladang-ladang mimpi air mata seperti hujan yang dirindukan setiap musim semi tak ada upacara persembahan atau tetabuhan haya tercium wangi bunga-bunga yang tumbuh dari dalam hati

Seorang perempuan menyimpan puisi di dadanya selamaberbulan-bulan berthun-tahun-sambil mengeja tanda baca didepan jendela

Seorng perempuan membaca kerinduan sambil mengayuh bidik di halama batang-batang ilalang menjelma lautandan batu karang gumpalan awan seperti ombak dan sungai-sungai serupa badai sinar matahari kemudian juga menjadi puisi setelah ditanam di rahimnya

0 komentar: