Puisi “Perempuan yang Menulis Puisi
Di rahimnya”
Seorng perempuan menyemai puisi
diladang-ladang mimpi air mata seperti hujan yang dirindukan setiap musim semi
tak ada upacara persembahan atau tetabuhan haya tercium wangi bunga-bunga yang
tumbuh dari dalam hati
Seorang perempuan menyimpan puisi di
dadanya selamaberbulan-bulan berthun-tahun-sambil mengeja tanda baca didepan
jendela






0 komentar:
Posting Komentar