Rabu, 13 November 2013

Sebab Cinta Bukan Puisi

Puisi “Sebab Cinta Bukan Puisi”

Masihkah kau selalu mencemburui tanda baca sementara ruang-ruang imajinasi telah penuh dengan duka aku telah lelah mengelilingi setiap lekuk angin
Yang berhembus di sudut-sudut ranjang dengan rajutan kusam warna-warna kerinduan telah mengelupas dari kota asalnya

Kalimat-kalimat beku itu senantiasa kau kirimkan setiap malam bersama bintang-bintang berjatuhan diatas meja makan namun masih saja kau katakana rembulan terlelap kesepian dalam rotasi malam yang bergerak perlahan-lahan

Datanglah padaku,setelah bayangan matahari itu berlalu kemudian ucapkan selamat tinggal pada kalender-kalender masa lalu yang selam ini bereingkarnasi menjadi mimpi snyi sebab cint bukan puisi seperti yang kau nyanyikan setiap pagi


0 komentar: