Puisi “Sebuah Pertemuan”
Sebuah malam
mempertemukan sepasang
kepala juga sepasang hati,
sepasang risau direrumputan yang memutih
Kerinduan itu menjelma tetabuhan
yang menggemaa
sampai pagi di panggung mimpi
Seperti jejak kyai yang menyatu di
bukit-bukit waktu,lengkung langit menandai detak jam yang terdiam
Lalu malam pun surut menyisahkan sebercak kisah
di lembar alamanak yang terus saja bergerak






0 komentar:
Posting Komentar